Sariguna Primatirta melihat kenaikan penjualan sebesar 47%

Produsen air minum kemasan PT Sariguna Primatirta menargetkan kenaikan penjualan sebesar 47% menjadi Rp 751 miliar (US $ 56,39 juta), dengan laba bersih sebesar Rp 47 miliar pada akhir 2017.

Perusahaan ini mengincar kenaikan pangsa pasar nasional hingga 5 persen pada akhir 2017 dari pangsa pasar saat ini antara 3 persen dan 4 persen, kata direktur keuangan perusahaan, Lukas Setia Wongso, di Jakarta baru-baru ini.

Perusahaan ini bekerja untuk memperluas jaringan dan distribusinya melalui saluran internal dan eksternal untuk menjangkau lebih banyak pelanggan, tambahnya.

Perusahaan sedang mengembangkan pabrik di Ungaran, Jawa Tengah dan Kendari, Sulawesi Tenggara yang diharapkan mulai beroperasi penuh tahun ini untuk meningkatkan kapasitas produksinya antara 5 persen dan 10 persen, tambahnya.

“Dengan investasi sekitar Rp 10 miliar sampai 20 miliar, setiap pabrik akan menghasilkan setidaknya 100 juta liter per tahun,” kata direktur operasional PT Sariguna Primatirta, Eko Susilo.

Melisa Patricia, wakil presiden direktur PT Sariguna Primatirta, mengatakan selain memperluas bisnis intinya, perusahaan juga akan melakukan diversifikasi dengan memproduksi makanan ringan.

“Kami sedang menyiapkan pabrik kami di Cirebon untuk memproduksi makanan ringan. Kami berharap produk makanan ringan kami didistribusikan secara resmi ke pasar pada bulan Juni, “tambahnya.

Lukas mengatakan perusahaan memperkirakan produk makanan ringan tersebut akan mencapai 10 persen dari target penjualannya pada 2017.