Sri Mulyani: Ekonomi Tidak Terkena Tahun Politik

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengharapkan tahun depan politik Indonesia tidak akan berdampak negatif terhadap perekonomian negara. Indonesia akan mengadakan pemilihan daerah secara simultan pada 2018 dan pemilihan presiden tahun 2019.

Tahun depan, menurut Sri Mulyani, Indonesia akan menyelenggarakan 171 pemilihan daerah, “Daerah tersebut dianggap sebagai mesin untuk ekonomi negara. Apalagi di daerah seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Bali, “kata Menkeu.

Sri Mulyani mendesak para pendukung bisnis untuk menghadapi tantangan di depan dengan cara yang positif. Dia beralasan bahwa Indonesia telah melewati siklus politik yang ketat dan masih mengatasinya dengan catatan positif.

Menteri tersebut membandingkan situasi Indonesia dengan siklus politik negara-negara internasional lainnya yang dia anggap “Selalu buruk dan menjijikkan.” Apa yang membedakan Indonesia dengan negara lain menurutnya adalah negara ini dapat bersatu kembali setelah siklus berakhir, dan bersama-sama menjalankan program yang ditawarkan oleh calon pemenang.

Ekonom senior INDEF Didik J Rachbini mengatakan bahwa gejolak politik suatu negara, tentu saja, seharusnya tidak menghambat dunia bisnisnya. Dia merenungkan teorinya tentang Jepang, sebuah negara yang terus stabil secara ekonomi meski mengubah perdana menteri delapan kali.