Status Gunung Agung Tidak Mempengaruhi Kegiatan Bandara: Menteri

Menteri Koordinator Kelautan, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan bahwa status Gunung Agung, yang masih tetap waspada, tidak mempengaruhi aktivitas di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

Setelah menghadiri konferensi video, bersama sejumlah pejabat di Mabes Polri di Jakarta, Senin, Menkeu menegaskan bahwa tidak ada tantangan atau bahaya yang signifikan bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Bali selama liburan Natal dan Tahun Baru, mengingat prediksi tersebut. arah angin yang berhembus ke arah timur dan mencegah abu dari letusan Gunung Agung untuk tidak mengganggu aktivitas bandara.

“Tidak ada masalah yang disebabkan oleh Gunung Agung di semua wilayah di Bali Ya, ada kesulitan dalam radius 10 kilometer dari gunung.Tapi angin bertiup ke arah timur, dan karena itu, hal itu tidak mempengaruhi landasan pacu Ngurah Rai. , “katanya.

Dia mengungkapkan bahwa dari hasil penjelasan vulkanologi, status gunung tetap waspada, namun hanya dalam radius 10 kilometer di terjauh, sedangkan area di luar rentang ini berada dalam kondisi normal.

Oleh karena itu, lanjutnya, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan semua rapat tertutup atau kegiatan lain dari kementerian terkait untuk tidak dipindahkan dari Bali ke lokasi lain.

Setelah pengumuman kondisi aman dan aman di Bali pada hari Jumat pekan lalu, wisatawan tidak perlu khawatir mengunjungi pulau tersebut, yang merupakan tujuan liburan paling terkenal di Indonesia.

“Begitu pengumuman dibuat, terjadi peningkatan drastis jumlah orang yang memesan penerbangan dan akomodasi, dan menurut saya itu bagus,” katanya.

Selanjutnya, ia menganggap pariwisata sebagai sektor yang paling andal dalam memacu ekonomi Bali, oleh karena itu kondisi ekonominya memburuk akibat letusan Gunung Agung, dibandingkan dengan periode setelah tragedi Bom Bali.

“Dalam tiga bulan terakhir, karena status siaga yang diberikan ke seluruh wilayah Bali, ekonomi telah turun, yang bahkan lebih buruk lagi dibanding periode setelah kejadian bom Bali,” pungkasnya.