FBS Indonesia : Home /Berita Ekonomi /Tahun kedua Jokowi ini: menjaga momentum pertumbuhan

Tahun kedua Jokowi ini: menjaga momentum pertumbuhan

Dalam dua tahun pertama Presiden Joko “Jokowi” Widodo dan administrasi Wakil Presiden Jusuf Kalla, Indonesia telah berhasil mempertahankan berkat pertumbuhan ekonomi dengan kebijakan fiskal yang prudent, seorang pejabat staf kepresidenan mengatakan.

Denni Puspa Purbasari, kepala deputi Kantor Presiden, kata tengah perlambatan global dan ketidakpastian yang melanda pertumbuhan dunia, perekonomian Indonesia masih tumbuh dan menjadi salah satu yang tertinggi di Asia.

Pada semester pertama 2016, produk domestik bruto (PDB) naik 5,04 persen, setelah pertumbuhan 4,79 persen pada akhir 2015. Angka ini jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi global dari 2,5 persen.

“Tugas kita selanjutnya adalah menjaga momentum pertumbuhan ekonomi untuk mempertahankan di tahun-tahun berikutnya,” kata Denni baru.

Dengan pertumbuhan yang kuat, pemerintah berjuang untuk mengendalikan stabilitas harga pangan tahun ini dengan mereformasi distribusi subsidi pangan. The non-tunai program subsidi pangan akan dilaksanakan tahun depan di 44 kota dan dijadwalkan untuk menjadi program nasional pada 2019.

“Subsidi non-tunai akan menambah daya beli yang membutuhkan sebesar Rp 100.000 setiap. Kami juga akan merangsang sektor swasta untuk memanfaatkan pasokan makanan untuk 44 kota dan 1,4 juta rumah tangga tahun depan,” katanya.

Selain itu, pemerintah akan memastikan bahwa kebijakan fiskal berfokus pada program produktif, dan melanjutkan kebijakan deregulasi untuk memperbaiki iklim investasi dan kemudahan melakukan bisnis di negara ini.

Previous post:

Next post: