Tim Indonesia pergi ke China untuk menindaklanjuti kunjungan Jokowi

Menteri Koordinator Kelautan Luhut Pandjaitan mengatakan bahwa pemerintah akan segera mengirim tim ke China untuk menindaklanjuti tawaran investasi Indonesia ke negara yang disampaikan dalam kunjungan Presiden Joko “Jokowi” Widodo ke negara tersebut pada hari Senin.

Di antara proyek yang ditawarkan selama kunjungan tersebut adalah pelabuhan laut di Bitung, di Sulawesi Utara dan Kuala Tanjung di Sumatera Utara, serta pembangkit listrik dan kawasan industri di Kalimantan Utara.

“Presiden Joko Widodo mengatakan kepada Presiden Xi Jinping saat perpisahan mereka bulan depan, sebuah tim Indonesia akan pergi ke China untuk menindaklanjuti proyek yang mereka diskusikan,” kata Luhut pada hari Selasa, menambahkan bahwa Presiden juga telah menginstruksikan pejabat untuk membuat daftar proyek yang akan Ditawarkan ke China

“Kami hanya menunggu pengumuman dari Presiden, akan melibatkan dana investasi yang cukup besar, China setuju dengan program tersebut [misalnya] untuk memproduksi bahan bakar diesel berbasis B5 berbasis minyak kelapa sawit. Proyek ini akan memerlukan minyak kelapa sawit yang Kami bisa supply, “katanya seperti dilansir Antara.

Indonesia adalah penghasil dan pengekspor minyak sawit mentah terbesar di dunia dan China merupakan konsumen utama komoditas ini.

Forum dua hari yang berakhir di China pada hari Senin dihadiri oleh 29 kepala negara dan pemerintah serta kepala organisasi internasional seperti Dana Moneter Internasional (IMF) untuk membahas sinergi dalam kebijakan, hubungan masyarakat dan pembangunan infrastruktur.

Luhut tidak menyebutkan angka investasi yang disepakati antara Indonesia dan China, namun negara-negara lain sudah menerima investasi yang cukup besar dari China.