Tinggal waktu turun tapi biaya logistik masih tinggi, kata menteri

Menteri Koordinator Kelautan Luhut Pandjaitan telah mengumumkan bahwa waktu tempuh di pelabuhan laut telah berkurang namun biaya logistik tetap tinggi.

“Kami mengakui bahwa biaya logistik merupakan masalah yang ingin kami selesaikan,” katanya di Jakarta, Kamis, seperti dilansir kantor berita Antara.

Luhut mengatakan rata-rata waktu tinggal di pelabuhan besar telah turun hingga di bawah tiga hari, dibandingkan dengan 6,4 hari di Pelabuhan Tanjung Priok pada tahun 2014.

Sebelumnya, Presiden Joko “Jokowi” Widodo menekankan perlunya untuk memotong lebih banyak waktu guna memastikan kelancaran kegiatan ekspor-impor. Dia menginstruksikan institusi terkait untuk berusaha memotong waktu tinggal dari tiga hari menjadi dua.

“Saya meminta waktu selama dua hari untuk tinggal, kita tidak akan berubah kecuali jika kita dipaksa melakukannya, sebenarnya kita bisa berubah jika kita benar-benar menginginkannya,” kata Jokowi.