FBS Indonesia : Home /Berita Ekonomi /Uni Eropa ingin lebih banyak akses ke pasar F & B Indonesia

Uni Eropa ingin lebih banyak akses ke pasar F & B Indonesia

Menuntut Uni Eropa Indonesia untuk mempermudah hambatan perdagangan di sektor makanan dan minuman (F & B) untuk memberikan produsen Eropa lebih banyak akses ke pasar terbesar di Asia Tenggara, seorang pejabat yang mewakili dunia blok perdagangan terbesar mengatakan.

Komisaris Uni Eropa Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Phil Hogan mengatakan banyak produsen Eropa telah menyatakan minat mereka untuk memasuki pasar Indonesia. Namun, baik tarif dan non-tarif tindakan, seperti kuota impor dan persyaratan konten lokal, menahan mereka kembali dari melakukannya.

“Banyak bisnis yang tertarik di Indonesia tetapi mereka menunggu perbaikan akses pasar,” kata Hogan selama 6 EU-Indonesia Dialog Bisnis di Jakarta, Selasa.

Dia juga menyebutkan persyaratan untuk memberikan sertifikat halal sebagai kendala bagi Eropa F & B perusahaan yang ingin mencari peluang di negara mayoritas Muslim terbesar di dunia. Beberapa produsen Eropa, Hogan mengatakan, memiliki pengalaman dalam memproduksi produk halal, tetapi sebagian lain tidak.

“Kami menghormati agama, tetapi [sertifikasi halal] mencegah ekspor ke Indonesia,” katanya.

Dia menyarankan bahwa sertifikasi halal harus menjadi pilihan bukannya wajib. Kemudian produsen yang belum memperoleh sertifikasi masih bisa mengekspor produk mereka ke Indonesia.

Indonesia dan Uni Eropa sedang dalam pembicaraan untuk Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA). Perjanjian diantisipasi, diharapkan dapat disimpulkan pada 2019, akan menghapus berbagai hambatan perdagangan antara kedua belah pihak.

Previous post:

Next post: