Wisatawan untuk Meningkatkan Stok Inggris Dimana Warga yang Diremas Gagal

Wisatawan yang berbondong-bondong ke Inggris lebih murah karena pemungutan suara Brexit bisa menjadi titik terang bagi pasar saham negara itu pada 2017.

Sementara wisatawan mendapatkan lebih banyak uang untuk uang mereka dengan pound jauh di bawah level sebelum referendum tahun lalu versus sebagian besar mata uang utama, kenaikan inflasi menekan pendapatan penduduk. Saham perusahaan yang mengandalkan belanja oleh pengunjung “sangat mungkin” untuk mengungguli yang bergantung pada konsumen domestik, menurut Caroline Simmons, wakil kepala kantor investasi Inggris di unit pengelolaan kekayaan UBS Group AG.

Presiden Bank of England Mark Carney pada hari Kamis memperingatkan bahwa rumah tangga Inggris menghadapi periode yang “menantang”, karena upah tidak akan sesuai dengan harga barang dan jasa. Sebaliknya, penurunan sterling sekitar 14 persen terhadap dolar sejak 23 Juni telah mendorong pembelanjaan oleh pengunjung luar negeri pada awal 2017.

“Konsumen domestik Inggris mengalami tekanan finansial yang meningkat,” Simmons menulis dalam sebuah catatan pada hari Kamis. Inflasi pada 2017 “akan melebihi kenaikan upah konsumen Inggris, menghasilkan ‘gigitan Brexit’ pada pendapatan sekali pakai. Stok wisata merupakan salah satu outlet bagi investor yang ingin menghindari risiko ini. ”

Saham mewah dan perusahaan hiburan akan mengalahkan mereka yang berfokus pada ritel jalanan, perbaikan rumah dan sektor makan santai, tulis UBS Wealth. Laba pada beberapa perusahaan yang terkait dengan pariwisata bisa tumbuh 10 persen tahun ini, sementara saham yang terpapar ekonomi domestik akan mengecewakan dengan pendapatan tetap, menurut catatan yang tidak menyebutkan saham dengan nama.

Di antara perusahaan yang mengutip dampak wisata yang menguntungkan adalah Merlin Entertainments Plc, yang mengatakan pada bulan Maret, “didorong” oleh pengunjung Eropa untuk atraksinya di ibukota Inggris yang didorong oleh nilai tukar yang kompetitif. Saham operator museum lilin London Eye dan Madam Tussauds naik sekitar 15 persen sejak referendum, mendapatkan keuntungan dari dorongan mata uang dari properti luar negeri dan peningkatan pariwisata Inggris. Stok mewah Inggris termasuk Burberry Group Plc juga menguat pada periode tersebut.

Saham dengan ketergantungan yang lebih besar pada pendapatan Inggris telah berkinerja buruk yang lebih banyak terpapar penjualan global di tengah anjloknya sterling.

Warga luar negeri melakukan kunjungan liburan 15 persen lebih banyak ke Inggris dalam tiga bulan hingga Februari, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, Kantor Statistik Nasional mengatakan dalam sebuah laporan bulan lalu. Pada bulan Februari saja, wisatawan menghabiskan 1,2 miliar poundsterling atau 6 persen lebih banyak dari pada bulan yang sama tahun 2016.

Sementara itu, ada lebih banyak kesengsaraan bagi perusahaan yang bergantung pada pemboros domestik. Dalam Laporan Inflasi terbaru pada hari Kamis, Bank of England memperingatkan dari perlambatan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama dan tekanan pada konsumen dari kenaikan harga. Penjualan ritel turun karena mata uang yang lemah mencubit kantong, sementara nada pahit menjelang ceramah Brexit bisa memicu awan lebih lanjut mengenai kepercayaan konsumen.